Jejak Sejarah Bumi Nusantara: Siswa SMP Islam Plus An Nahdliyah Gobang Eksplorasi Situs Purbakala Tritik Nganjuk


NGANJUK — Semangat belajar dan rasa ingin tahu yang tinggi terlihat jelas dari raut wajah para siswa-siswi SMP Islam Plus An-Anhdliyah Gobang. Didampingi oleh guru pembimbing, mereka melaksanakan kegiatan kunjungan edukatif ke Situs Tritik di Nganjuk pada Kamis, 16 Juli 2026. Kegiatan ini dirancang untuk memperkaya wawasan ilmiah para siswa, khususnya dalam mengenal lebih dekat warisan geologi dan purbakala Nusantara.

Menyelami Rekonstruksi Purba "Niskala Giri Agni"

Dalam kunjungan tersebut, para siswa diajak untuk memahami jejak sejarah geologi kawasan Tritik yang telah menyimpan kompleks gunungapi sejak dahulu kala. Berdasarkan informasi edukasi di museum, aktivitas vulkanisme di daerah ini terus berkembang dari masa ke masa hingga menghasilkan pusat erupsi dengan bentuk tubuh gunungapi yang beragam.

Para siswa tampak antusias memperhatikan panel informasi bertajuk "Niskala Giri Agni" yang menggambarkan dinamika masa lalu bumi:

"Di batas langit, piramida agung, dibentuk waktu. Di lerengmu, hidup bercengkrama damai... Awan panas menyapu, lahar mengalir merah, mengubah segalanya, menjadi sejarah. Di tempat ini, kita bisa melihat hamparan saujana kehidupan masa lalu terekam niskala."

Endapan abu vulkanik dari letusan masa lampau terbukti tidak pernah absen pada setiap lapisan batuan di daerah Tritik. Bahkan, fosil-fosil raksasa darat diendapkan bersamaan dengan lapisan endapan abu vulkanik tersebut. Proses vulkanisme ini tercatat mereda pada kala Plio-Pleistosen (sekitar 2,5 juta tahun yang lalu), sehingga pertumbuhan dan bentuk gunungapi purba di kawasan ini memiliki karakteristik yang unik.

Belajar Stratigrafi dan Evolusi Paleogeografi

Tak hanya mendengarkan penjelasan naratif, para siswa juga mengamati langsung display formasi batuan dan peta paleogeografi yang menunjukkan perubahan muka bumi dari jutaan tahun lalu hingga era modern:

  • Evolusi Kurun Waktu Geologi: Para siswa mengamati model visual tahapan geografi purba mulai dari rentang waktu sekitar 3–2 juta tahun lalu, berlanjut ke fase 2–1 juta tahun lalu, hingga sekitar 700 ribu tahun lalu, sebelum akhirnya menjadi bentang alam Pulau Jawa seperti saat ini (Sekarang).

  • Kolom Stratigrafi Formasi Batuan: Di ruang display, terpampang nyata berbagai lapisan formasi penting seperti Formasi Notopuro, Formasi Kabuh, Formasi Pucangan, Formasi Sonde, Formasi Klitik, hingga Formasi Kalibeng. Koleksi litologi batuan mulai dari Andesit & Breksi, Tuf-Batupasir Kerakalan, Batugamping Klastik dengan Tuf, hingga Napal tersusun rapi sebagai bukti otentik sejarah bumi.

Memupuk Nalar Kritis dan Rasa Ingin Tahu Generasi Muda

Kegiatan kunjungan luar kelas (field trip) ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Melalui metode belajar langsung di situs sejarah dan museum, para siswa SMP Islam Plus An-Anhdliyah Gobang tidak hanya diajak menghafal teori buku teks, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis, mencintai ilmu pengetahuan alam, serta memupuk rasa kagum atas kebesaran ciptaan Tuhan melalui evolusi sejarah bumi.(pakdhemust99).

Posting Komentar untuk "Jejak Sejarah Bumi Nusantara: Siswa SMP Islam Plus An Nahdliyah Gobang Eksplorasi Situs Purbakala Tritik Nganjuk"

DomaiNesia